Konversi Bilangan



Ø Konversi Bilangan Desimal
Konversi bilangan desimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan biner, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
Ø Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Heksadesimal
Untuk mengkonversi sistem dari bilangan desimal ke heksadesimal yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 16 kemudian diambil sisa pembagiannya
Contoh Soal dan Penyelesaiannya
Contoh 1 :     
Bilangan desimal 24310.
243 : 16 = 15 sisa 3.
15 : 16 = 0 sisa 15.         15 = F
0 :  16 = 0 sisa 0….(end)
ü  Jadi bilangan Heksadesimal dari bilangan desimal 24310  adalah F316

Ø Konversi Bilangan Desimal Ke Biner
Konversi bilangan desimal ke biner merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan biner. Ada beberapa cara yang dapat agan lakukan untuk mengkonversi bilangan desimal ke biner. Berikut caranya :

1.      Cara pertama, yaitu dengan membagi bilangan desimal dengan nilai 2 (basis). Cara ini merupakan cara yang sering digunakan oleh banyak orang. Untuk lebih jelasnya simak contoh dibawah ini.
Nilai bilangan desimal 77 = 1001101 (bilangan biner).







2.      Cara kedua, yaitu dengan menjumlahkan atau menambahkan bilangan-bilangan dengan pangkat dua (basis) sampai jumlahnya sama dengan bilangan desimal yang  akan dikonversikan.

Ø Konversi Bilangan Desimal Ke Oktal
Konversi bilangan desimal ke oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan oktal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 8 (basis). Untuk memahaminya perhatikan contoh dibawah ini.


Nilai bilangan desimal 77 = 115 (bilangan oktal)



Latihan
Konversikan pada bilangan decimal ke  hexadecimal
1.      7610= 16
2.      3210= 16
3.      2010= 16
Konversikan pada bilangan decimal ke biner
1.      7610= 2
2.      3210= 2
3.      2010= 2
Konversikan pada bilangan octal ke biner
1.      2638= 2
2.      2238= 2
3.      138= 2
JAWAB
Konversikan pada bilangan decimal ke bilangan Hexadecimal
1.      7610= 16
76/16 = 4 sisa 12
7610= 41216 atau bisa ditulis 76­10= 4C16 
2.      3210= 16
32/16 = 2 sisa 0
Jadi, bilangan Heksadesimal dari bilangan Desimal 3210 adalah 2016 
3.      2010= 16
20/16= 1 sisa 4
Jadi, bilangan Heksadesimal dari bilangan Desimal 2010 adalah 1416




Konversikan pada bilangan decimal ke bilangan Biner
1.      7610= 2
76/2= 38 sisa 0 (Akhir)
/2= 19 sisa 0
/2= 9 sisa 1
/2= 4 sisa 1
/2= 2 sisa 0
/2= 1 sisa 0 (Awal)
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Desimal 7610 adalah 1001102
2.      3210= 2
32/2 = 16 sisa 0 (Akhir)
/2= 8 sisa 0
/2= 4 sisa 0
/2= 2 sisa 0
/2= 1 sisa 0 (Awal)
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Desimal 3210 adalah 100000
3.      2010= 2
20/2= 10 sisa 0 (Akhir)
/2= 5 sisa 0
/2= 2 sisa 1
/2= 1 sisa 0 (Awal)
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Desimal 2010 adalah 10100

Konversikan pada bilangan oktal ke bilangan Biner
1.      2638= 2
Dalam biner digunakan angka 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 gunakan angka ini untuk mengubah menjadi bilangan biner. Karena octal maka dari itu di pecah menjadi 3 digit seperti dibawah ini:
2      |      6      |      3
10      110          011
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Oktal 2638 adalah 010110011
2.      2238= 2
Dalam biner digunakan angka 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 gunakan angka ini untuk mengubah menjadi bilangan biner. Karena octal maka dari itu di pecah menjadi 3 digit seperti dibawah ini:
2      |      2      |      3
010          010          011
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Oktal 223adalah 010010011
3.      138= 2
Dalam biner digunakan angka 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 gunakan angka ini untuk mengubah menjadi bilangan biner. Karena octal maka dari itu di pecah menjadi 3 digit seperti dibawah ini:
1      |       3
001           011
Jadi, bilangan Biner dari bilangan Oktal 13adalah 001011

Comments

Popular posts from this blog

Dosen Ali Muhli,SE.MM. Tugas Ekonomi Internasional Kelompok 3 (Bagian 1)

Dosen Ali Muhli,SE.MM. Tugas Ekonomi Internasional Kelompok 3 (Bagian 8)

Dosen Ali Muhli,SE.MM. Tugas Ekonomi Internasional Kelompok 3 (Bagian 5)